by

Diduga Pengadaan Pemesanan Belanja Makan Minum Dinas Kesehatan Banyak Kejanggalan

Bengkulu Selatan, Setungguannews.com- Keberadaan katalog elektronik beserta proses E-Purchasing dimaksudkan sebagai media/platform dan alternatif proses pengadaan yang mudah bagi para pelaku pengadaan Barang/Jasa Pemerintah khususnya bagi UMKM lokal.

Katalog elektronik yang transparan dan terbuka menciptakan iklim usaha yang kompetitif, mendorong pengembanga mutu produk dengan harga produk yang wajar, sehingga mendorong pertumbuhan kinerja mitra Pelaku Usaha Dalam Negeri.

Namun hal ini sangat disayangkan yang terjadi di kabupaten Bengkulu Selatan terutama pada Dinas Kesehatan, yang mana pada triwulan pertama tahun 2023 ini telah memesan berkali-kali pengadaan makan dan minum melalui katalog lokal kepada penyedia Cipta Boga Catering yang beralamat di jl A Yani Ibul namun pemesanan tersebut tidak semuanya diketahui oleh pemilik usaha kateringan ini.

” Kalau dicek di monev melalui e katalog pemesana Makan Minum Dinas Kesehatan BS kepada usaha kami sudah mencapai pagu 300 jt, namun kenyataannya pemesanannya baru dua kali pemesanan kalau ditotalkan berkisar baru 5 juta rupiah,” Kata Owner Cipta Boga Catering Erwin said saat dikonfirmasi, Rabu (22/3/2023).

Dikatakannya kalau dilihat dari e katalog sangat berbanding terbalik dengan pemesanan yang nyata, terjadi sangat jauh berbeda, dan dalam waktu dekat ini Ia bakal mempertanyakan kejanggalan tersebut ke Dinas Kesehatan dan ULP.

“Sekarang lagi libur menghadapi puasa kemungkinan lusa,Jum’at (24/3/2023) saya akan mempertanyakan hal tersebut, kalau memang benar seperti yang di monev katalog saya sangat dirugikan,” ujarnya.

Disisi lain Sekber Media online melalui Tim Investigasi Aslan Hasibuan sangat menyayangkan atas adanya dugaan kejanggalan pemesanan makan minum pada Dinas Kesehatan BS ini.

“Kalau benar ini terjadi banyak sekali kejanggalannya, dalam waktu dekat kita akan mengumpulkan bukti- bukti terlebih dahulu dan bila nanti ada ditemukan yang mengarah ketindak Pidana Pasti akan kita laporkan,” ujarnya.

Sementara Pihak Dinas Kesehatan BS dan ULP hingga berita ini dipublikasikan masih dalam upaya dikonfirmasi. (Rd)