Poto Dokumentsai
Bengkulu Selatan – Setungguannews.com- Mengantisipasi penularan penyakit fillariasis atau kaki gajah, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Tes Darah Jari sekaligus survei penyakit Fillariasis pada warga di Desa Darat Sawah Ulu Kec. Seginim dan di Desa Tanggo Raso Kec. Tungkal untuk mengetahui penyebaran penyakit filaria / kaki gajah. 21 Oktober 2023
Pemeriksaan ini melibatkan petugas dari Tim BTKL Palembang, Tim Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, serta Tim Kesehatan dari Puskesmas Seginim dan Puskesmas Tungkal.
Filariasis merupakan salah satu penyakit menular terabaikan atau dengan istilah Neglected Tropical Diseases (NTDs). Penyakit ini tidak menyebabkan risiko kematian, namun menurukan produktivitas kerja dan bisa menjadi ancaman kelangsungan hidup warga negara di masa depan. Hal ini disebabkan karena filariasis menyebabkan kecacatan seumur hidup (kecuali terdeteksi dan terobati secara dini). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan strategi pengendalian penyakit filariasis mencegah penularan (interrupt the transmission) dan mencegah kecacatan.
Dengan melakukan Survei Darah jari (SDJ) untuk menemukan penderita secara dini (deteksi dini sehingan bisa dilakukan pengobatan sengan segera sehingga memperoleh kesembuan dan tindak menimbulkan kecacatan.
Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan malam hari, karena berdasarkan Penelitian WHO bahwa parasit dalam sistem darah lympatik akan keluar menuju pembuluh darah tepi mulai menjelang malam (maghrib) dan meningkat maksimal hingga tengah malam. (Adv/Rd)
