Sehingga kalau kantong darah yang ekspayer itu tetap dipaksakan untuk digunakan maka darah yang akan disimpan bisa-bisa terserang bakteri yang ada dikantong tempat penyimpanan darah, kata Plt Direktur RSUD HD kota Manna, dr Deby Utomo kepada wartawan belum lama ini.
Untuk menjaga kualitas alat (Bank Darah) dan pemanfaatan kantong penyimpanan darah yang ada di RSUD HD kata dokter Deby, diharapkan kepada Bupati BS Gusnan Mulyadi untuk dapat menghimbau kepada para ASN dilingkungan Pemkab Bengkulu Selatan untuk mendonorkan darahnya pada acara Gebiar Donor Darah yang akan dilaksanakan PMI BS pada Selasa (02/03/2022) mendatang.
“Kami sangat berharap kepada kawan-kawan ASN untuk mendonorkan darahnya. Sebab kalau Bank Darah kita tidak terpakai maka saya khawatir rusak, dan apabila ribuan kantong donor darah tidak digunakan maka akan kedaluwarsa. Pada saat akan digunakan bakteri yang ada didalam kantong penyimpanan tersebut akan mempengaruhi kebersihan stok darah yang disimpan itu sendiri, jika kantong sudah tidak layak lagi pakai,” terang Plt Direktur.
Dengan berdonor darah, kesehatan masyarakat juga akan semakin baik, imbuhnya.
Karena darah ini sangat penting sekali dan kebutuhan darah di rumah sakit sangat tinggi lanjut direktur, maka diharapkan kepada ASN dan Masyarakat untuk menyumbangkan darahnya.
Apalagi sekarang dengan adanya Covid-19 kebutuhan darah cukup meningkat, demikan dr Deby Utomo. (Rd)
