by

Terkesan Asal Jadi, Pembuatan Lapangan Volly  Desa Tanjung Beringin Diduga Mark-Up

Poto Dokumentasi

Bengkulu Selatan – Setungguannews.com – Pembangunan lapangan bola volly di desa Tanjung Beringin kecamatan Air Nipis kabupaten Bengkulu Selatan terkesan asal -asalan , di duga adanya mark-up dalam fisik pekerjaan.

Pembangunan yang di bangun dengan ukuran Panjang  45 meter Lebar 15 meter di lokasi Desa Tanjung Beringin yang di anggarkan dari dana desa(DD) tahun 2025 dengan pagu dana Rp. 76.595.000 rupiah, menurut keterangan  salah seorang warga Desa Tanjung Beringin saat di temui wartawan, senin (14/07/2025 )

Dalam pelaksanaan pembangunan lapangan bola voli sangat di sayangkan pembangunan baru Selesai terhitung beberapa Minggu / bulan kondisi fisik sudah banyak yang retak retak, belum lagi dalam pengecoran bagian tengah bangunan melengkung membuat air hujan menjadi tergenang.

Kades Tanjung Beringin Sabirin Saat Dikonfirmasi Wartawan Mengatakan, Keretakan Pada Lapangan Poli itu Dikarenakan Pengerjaannya Disaat Hari panas maka Terjadi Keretakan pada lapangan poli Tersebut. Ujar kades

Awak Media Menanyakan Anggaran Lapangan Poli TPK pembangunan lapangan poli  mengatakan, pagu Pembuatan lapangan Sebesar Rp. 76.595.0000 Sedang kan Bendahara Desa Tanjung Beringin Mengatakan Dana Pembuatan lapangan volly sebesar Rp.84.415.000 rupiah

Degan  tidak Sinkronnya Anggaran Pembuatan Lapangan Poli tersebut diduga Kuat terjadi MARK-UP dalam pembuatan lapangan voli  Di desa Tanjung Beringin.

Sementara itu, Tono  Sebagai Penggiat Kabupaten Bengkulu Selatan sangat menyayangkan melihat kondisi lapangan Voli Di desa Tanjung Beringin Tersebut.

“ Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Retakan  Pembuatan Lapangan Voli tersebut, dan Banyak tambalan Semen dikarenakan lapangan Tidak Rata ” ucapnya.

Dinilai telah merugikan negara, melalui media ini masyarakat meminta inspektorat pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan untuk segera bertindak dan mengaudit kembali penggunaan DD desa Tanjung Beringin dan sejauh mana realisasinya di lapangan.

Saat berita ini di terbitkan upaya kompermasi ke pihak -Pihak yang bersangkutan Masih di upayakan. (Red)