Bengkulu Selatan-Setungguannews.com- Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terkena musibah kebakaran, Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, S.E.,M.M dan Istri Nurmalena Gusnan, SE bersama Kepala Pelaksana BPBD Rasyidi, S.IP, M.Si serta Kepala Dinas Sosial Efredy Gunawan, S.STP, M.Si, Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Kepala Baznas Manna dan Tim TRC BPBD yang dikomandani Kepala Bidang Kedaruratan Logistik memberikan bantuan masa panik kepada korban kebakaran.
Berdasarkan banyak laporan masyarakat terjadinya kebakaran di Desa Tanjung Raman Kecamatan Manna Bengkulu Selatan, kejadian nahas tersebut terjadi Minggu 02 April 2024 jelang Imsak sekitar pukul 04.10 WIB.
Adapun bantuan masa panik yang diberikan berupah : Kayu Kasau 20 Batang, Seng 20 Keping, Perlengkapan Kebersihan 1 Box, Mie Soto 1 dus, Mie Goreng 1 dus, Beras 1 Bungkus, Terpal 1 buah, Dandang 1 buah, Selimut 1 buah, Perlengkapan Dapur 1 set, Air Mineral 1 dus, Sikat Lantai 1 buah, Sapu 1 buah, Kain Pel 1 buah, Paku Seng 1 Kg, Paku Kasau 1 Kg dan Paket Sekolah 1 Paket.
Selain memberikan bantuan masa panik Bupati Bengkulu Selatan melalui Dinas PUPR membantu merobohkan rumah bekas kabakaran dengan Buldozer, sehingga memudahkan untuk memulai pengerjaan pembangunan rumah layak huni untuk korban kebakaran.
Kepada korban kebakaran Bupati Bengkulu Selatan melalui Baznas Manna juga memberikan uang pembangunan untuk korban kebakaran tersebut sebesar Rp. 20.000.000,-.
Gambar: Adapun bantuan masa panik yang diberikan berupah : Kayu Kasau 20 Batang, Seng 20 Keping, Perlengkapan Kebersihan 1 Box, Mie Soto 1 dus, Mie Goreng 1 dus, Beras 1 Bungkus, Terpal 1 buah, Dandang 1 buah, Selimut 1 buah, Perlengkapan Dapur 1 set, Air Mineral 1 dus, Sikat Lantai 1 buah, Sapu 1 buah, Kain Pel 1 buah, Paku Seng 1 Kg, Paku Kasau 1 Kg dan Paket Sekolah 1 Paket.
Disela-sela kegiatan itu Bupati menyampaikan rasa dukacita atas musibah yang menimpa keluarga korban, menhimbau kepada masyarakat agar selalu waspada mengingat akhir-akhir ini seringnya terjadi kebakaran di Bengkulu Selatan khususnya di Kecamatan Manna.
“Kita tetap selalu waspada mengingat seringkali terjadi kebakaran di BS ini, semoga musibah kebakaran yang telah terjadi merupakan sebuah ujian atau cobaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, oleh karena itu kita sebagai manusia harus tabah dan sabar, tidak meratapi kesediahan yang tuhan berikan terhadap musibah ini, dan berdoa agar mendapatkan rezeki dan kehidupan lebih baik,” pungkasnya. (Rd)
